#WednesdayThought

8:05 AM

logika ini tak pernah tau apa artinya 'cinta'. yang ia tau, hanyalah 'cinta yang hampir'. hingga sampai jatuh ke hati, ia lelah.


aku sudah pernah mencintai sepenuh hati. awalnya dianggap terbalaskan, hingga suatu hari ditinggalkan. tangisan bukan hal asing lagi, sampai melupakan pun tak bisa diwakilkan dengan kata 'perjuangan'. tapi dibalik itu aku tau, dia bukan berubah. dia tidak jahat. dia tidak memberi harapan palsu. ada beberapa pilihan; Tuhan tidak menghendaki 'kita', waktu yang tidak pas, atau ada yang belum siap di antara hatiku atau hatinya. walaupun, memang, banyak janji terucap yang tak bisa terus ditepati olehnya.

lalu, aku sudah pernah dicintai sepenuh hati. ternyata memang tidak semudah itu menerima cinta yang datang. bahkan, cinta yang sangat baik sekali pun. jika ada suatu hal yang memang tidak dapat menyentuh hati, ia akan menolak bagaimana pun caranya. dia bukan tidak baik, mungkin hanya hatiku yang tidak bisa menerima. kali ini aku memang jahat, meninggalkan tanpa pamit. tapi perlu diingat, tak ada satu patah kata janji yang kuucap.

lalu sekarang, bagaimana? ada cerita apa lagi untuk logika dan hati ini?

You Might Also Like

0 comments

Subscribe